KelasKepo

Review Blog : Hai Kak Weny

image

Hai Kak Weny, salam hangat saya dari sesama teman kelas menulis, sebagai salah satu penghuni kelas menulis yang tak pernah terlihat di kelas, tetapi cukup aktif dalam kelas online. Saya pernah melihat Kak Weny dibeberapa moment, di Rumata dan MIWF. Salah satunya saya pernah melihat Kak Weny berjalan dibelakang Seno Gunawan. Terlihat cukup sibuk dengan membawa beberapa kertas ditangan sambil mengikuti Mas Seno. Yah, bisa ditebak Kak Weny seorang yang aktif dibidang kepenulisan.

Pertama membuka blog wenymynew.blogspot.com sudah dapat ditebak pemiliknya adalah seorang perempuan dengan desain merah jambu dan putih. Secara garis besar saya dapat membagi isi blog Kak Weny dalam beberapa kategori ada review buku dan blog, pengalaman hidup, dan mengambarkan suatu tempat atau kondisi.

Review buku mengulas kembali beberapa buku yang menurut saya buku yang agak berat dibaca, sebagian besar atau keseluruhan merupakan buku yang tak pernah saya lihat seperti Mati Baik-baik karya Martin Aleida, Pasung Jiwa karya Okky Madasari atau IL Postino karya Antonio Skarmeta, tetapi kurang lebih saya mendapatkan pelajaran baru tentang cara menulis review buku, mengenai detail penulisan penulis, penerbit dan menata konsep review buku. Sedangkan review blog mengulas beberapa blog teman kelas menulis seperti pendogeng untuk Aufa dan Atlaf, Lelaki pemeluk bumi dan Dear Tari, perempuan misterius yang jatuh cinta pada masa lalu.

Selanjutnya, beberapa tulisan yang menceritakan pengalaman hidup seperti tulisan yang berjudul a confession, mudik dan kapan menikah atau menulis adalah kekuasaan. Tulisan yang sudah sangat rapi tapi cukup membuat bingung dengan beberapa kata yang ditulis kemudian dicoret, mungkin sebagai kalimat lelucon tetapi mungkin tidak perlu dicoret.

Kemudian ada tulisan yang mengambarkan suatu tempat ataupun kondisi seperti tulisan yang berjudul Bebas hambatan vs penuh hambatan dan Delusi Stockroom. Saya mengikuti alur cerita tulisan berjudul bebas hambatan vs penuh hambatan mudah dimengerti, ringan dan gambaran detail tulisan yang jelas sehingga saya dapat membayangkan kondisi dalam tulisan.

Terakhir saya setuju dengan beberapa tulisan review blog Kak Weny yang mengambarkan seseorang yang cukup kompleks dan rumit, biasanya perempuan cendrung menuliskan curhat yang lebih ringan, tetapi di blog Kak Weny dikemas dengan agak berat dan berliku.

Selamat menulis dan maaf keter-sok- tahuan saya dalam review blog Kak Weny 😀

#Tulisan ini dalam rangka Batu Sekam Kelas Menulis Kepo