Buku & FIlm

HIBURAN ANAK #AYOSENSORMANDIRI

Masih ingat Doraemon, P-Man, Koko Chan, ? Bila Anda mengingatnya artinya Anda berada di masa kartun/film tersedia banyak dan menarik di televisi.

Saya masih ingat sewaktu saya berusia tujuh tahun , saya cukup memiliki banyak hiburan  selain bermain bersama teman, menonton kartun menjadi aktivitas sehari-hari yang menyenangkan. Saya masih  mengingat  setiap hari Minggu pagi terdapat rerutun  kartun yang dapat saya saksikan di televisi, sedangkan hari laininya saya hanya dapat memonton satu film anak-anak di malam hari.

Masa anak-anak menjadi masa yang menyenangkan, Menonton  kartun dan film anak lainnya menjadi kegiatan menasyikan bagi anak. Pertumbuhan otak, perilaku dan pengetahuan berkembang sangat pesat pada masa kanak-kanak seyongyanya didukung dengan film-film yang menghibur dan edukatif

Televisi menjadi  sumber utama media  hiburan keluarga. Berbagai tontonan dapat kita nikmati lewat layar kaca di rumah. Beberapa tontonan yang dapat dijadikan referensi dalam membantu pemilihan film untuk anak-anak

Beberapa tahun belakang ini, mungkin disebabkan pergeseran gaya hidup. Anak-anak tidak hanya menonton lewat program televisi, ada gadget yang siap memberikan tonton kapan pun dan dimana pun. Saya mengamati cukup sedikit kartun anak yang dapat di nonton di layar televisi sehingga kadang anak menonton film yang tidak sesuai usianya.

Akhir-akhir ini sedang digaungkan budaya sensor mandiri yakni kita sebagai orang tua dan orang dewasa proaktif  memilih tayanagan yang baik bagi anak , tidak hanya bergantung pada lembaga sensor #Ayosensormandiri. Melalukan sensor mandiri baik dilakuakan tetapi penting menyediakan tontonan menarik bagi anak-anak sehingga  pilihan tontonan dapat sesuai usia mereka.

Selanjutnya, kita dapat memilah tontonan yang baik untuk anak

1.Pilihlah tontonan sesuai kategori umur

Terdapat beberapa kategori film sesuai dengan kriteria umur seperti SU semua umur BO bimbingan Orang Tua 18+ untuk usia diatas 18 tahun. Yang paling perlu kita perhatikan tontonan yang layak untuk anak Semua Umur dan Bimbingan Orang Tua karena terdapat beberapa hal yang sulit dimergerti anak-anak sehingga perlunya mengawasi untuk mencegah hal negative. Hindarkan film dengan adegan kekerasan seperti memukul, menendang dan hal negative lainnya

2. Sesuaikan waktu anak saat menonton, seperti menemani menonton, membatasi jam menonton dan memilih edukatif. Sebuah peneilitian yang dilakukan oleh

Profesor Dimitri Christakis, MD, MPH, Director of Center for Child Health, Behavior and Development  pada University of Washington menyarankan untuk membatasi anak menonton maksimal dua jam per hari. Sebaiknya  tidak menyediakan televisi dalam kamar anak, sehingga muda dalam pengawasan orang tua

3. Memilih layanan aplikasi yang aman untuk anak

Media Internet dapat menjadi media informasi, hiburan, dan games bagi anak  ,  mudah  diakses dimana pun dan kapan pun tetapi apabila tidak diawasi dengan baik maka anak dapat menghadirkan adegan kekerasan seperti memukul, menendang dan laiinya. Beberapa layanan aplikasi yang aman bagi anak seperti Youtube Kids, Google Kidlle, Togetherville  dan lain-lain

Masa anak-anak menjadi masa keemasan bagi pertumbuhan anak sehingga penting memilih hiburan yang baik bagi anak #AYOSENSORMANDIRI